39 | Mendadak Calon Istri

2260 Words

Dulu, tiap ada yang bilang cinta seorang Ibu ke anaknya itu nggak masuk akal, dalam benakku nggak masuk akalnya hanya sebatas begadang rela begadang buat menyusui atau kalau anaknya sedang sakit, nggak sarapan supaya anaknya bisa sarapan pakai lauk telur sebutir, atau rela pasang badan kalau ada yang menyakiti anaknya. Mamaku baru saja melakukan hal yang lebih nggak masuk akal daripada itu. Tante Erna yang belakangaan makin aku benci karena tiba-tiba amnesia bahwa suaminya telah memberikan rumah ini pada aku dan Putra, ternyata dia bukanlah tokoh jahatnya. Justru dia adalah malaikat yang membantu Mama. Mama meminjam uang darinya agar Papa berhenti mengancam akan mengambil rumah ini karena merasa lebih berhak mengingat ini dulunya rumah orangtua Papa. Lantaran tahu yang dicari Papa hanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD