Episode 23 | Drunk

2009 Words

"Kok kado sempak, sih, Lun? Nggak ada yang lebih romantis, gitu?" Bima merentangkan sempaknya tinggi-tinggi. Semua orang di ruang keluarga tertawa dibuatnya, tak terkecuali Yudistira yang duduk di sofa pojok ruangan sambil menyesap kopi paginya. "Biar nggak dipinjemin ke orang lain lagi," sindir Aluna. Mengingatkan Bima akan insiden hoodie yang membuat mereka bertengkar hebat. "Lagian sempak kamu jarang dicuci 'kan? Jorok banget. Makanya kukasih ganti biar tiap hari sempaknya dicuci. Kasian titit kamu entar jamuran." Tito terbahak mendengarnya. "Ganteng tapi jorok. Katanya mirip Jongkok be te es. Mana ada Jongkok be te es jarang ganti sempak!" "Jungkook kali!" koreksi Aluna. Merotasi kedua bola mata darinya. "Sama aja, lah," sahut Tito bersikukuh. "Gak apa-apa, deh. Biar keinget terus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD