Episode 19 | Famous

1726 Words

"Kok kamu kayak anak kecil, sih?" Bima mengembuskan napasnya asal, menepis tangan Aluna beberapa kali. Amarahnya masih membara bagai api, kendati tak sepanas lava. Bima sudah lebih baik dan terkendali saat ini. Aluna masih bersikukuh untuk mengoleskan alkohol ke setiap luka di seluruh wajah Bima. Perkelahian tadi membuat wajahnya acak adul tak karuan. Untung saja warga sekitar melerai keduanya, sehingga tak perlu menunggu salah satunya untuk mati terlebih dahulu sampai perkelahian selesai. "Kamu durhaka banget sama kakak kamu, Bim!" "Jangan ngomong-ngomong soal durhaka, lagian aku nggak sudi punya kakak macam Yudistira." Aluna menghirup napas sedalam mungkin. Sudahlah, kalau sedang keras kepala seperti ini lebih baik diam, tak perlu mengoceh panjang lebar karena semua hanya berujung p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD