Bab 15. Merayu Mantan

1105 Words

“Kamu … beneran nyari aku?” tanya Damian lagi demi memastikan jika yang ia dengar memang demikian. Meysa mengangguk lemah. Walaupun begitu ketakutan, tapi sepertinya hanya ini cara agar bisa membuat Damian jatuh sejatuh jatuhnya. Yaitu dengan membuat pria itu percaya bahwa Meysa yang ada di hadapannya memang Meysa yang dulu begitu mencintainya. Padahal, wanita itu yang akan membuatnya hancur setelah ini. “Iya. Bagaimanapun, aku tidak bisa melupakan semuanya, Damian,” sahut Meysa lirih. Damian tersenyum senang. Ya, ia benar-benar bahagia karena pada akhirnya wanita itu mengakui semuanya. Pesonanya memang tidak pernah pudar. Damian tahu hal itu. Bahkan bagi Meysa yang pernah ia campakkan sebegitu kejamnya. “Aku sudah menduganya. Kamu pasti mau jadi Ibu susunya Bastian karena tidak bisa m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD