21. Confess

1733 Words

Sherin bukanlah jenis morning person yang terbiasa disiplin dengan waktu di pagi hari. Tubuhnya baru benar-benar beranjak dari tempat tidur tepat pukul lima, itu pun setelah alarm di ponselnya berteriak berkali-kali. Namun berbeda dengan hari ini, perempuan cantik itu berhasil bangun tiga puluh menit lebih awal dari biasanya. Bukan karena ada panggilan mendesak dari rumah sakit atau telepon darurat dari pasien. Melainkan karena ia ingat ada seseorang yang bermalam di rumahnya dan tertidur di sofa ruang tengah. Siapa lagi kalau bukan Daneshwara, si tetangga depan rumah. Setelah membersihkan diri dan melaksanakan ibadah pagi, Sherin cepat-cepat keluar kamar. Berniat menyiapkan kopi atau makanan ringan untuk 'tamu dadakan' yang bermalam di kediamannya. Sayang, begitu menuju ruang tengah ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD