BAB 22 : Titik Nol

2980 Words

Entah apa yang membuat Antara tiba-tiba berkunjung ke panti rehabilitasi di mana Aksara tinggal—selama lebih dari sepuluh bulan. Tapi yang jelas, saat ini dia benar-benar ingin berbicara dengan adiknya. Tentang apapun itu. Asal berhasil meredakan gejolak yang meluap di dadanya sendiri. Saat memasuki panti, dia bertemu dengan petugas yang tentunya mereka sudah saling kenal. Terjebaknya Aksara di sini adalah untuk mengelabui hukum—agar Aksara tidak perlu mendekam di penjara. Satu tahun lima bulan di panti tentu akan lebih baik, daripada seumur hidup di bui. Meski Aksara sangat membencinya karena ini—dan berpikir jika Antara yang telah menjebaknya; that’s not a big problem. Sebetulnya, Aksara bisa keluar lebih cepat dari panti rehabilitasi, kalau Antara menghendakinya. Tapi, dia lebih suka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD