Different Surface~13

1159 Words

"Kau tidak bisa berbohong padaku Marcella." Dan setelah ucapan dari Aldred maka pria tersebut langsung saja menarik pelatuk pistol membuat suara berdegum terdengar. Tidak keras tetapi, itu mampu membuat Marcella merasakn sedikit sakit pada matanya karena angin yang keluar dari pistol. Ya. Itu bukan peluru melainkan hanya angin saja. Aldred hanya menakut - nakuti dirinya. Lihat saja bagaimana pria bermata abu - abu itu sekarang tertawa dengan begitu terpingkal - pingkal. Membuat Marcella yang baru saja berpikir akan kehilangan sebelah bola matanya karena pria itu menatapnya dengan marah bahkan nafasnya masih saja tidak beraturan. Tarikan pelatuk itu berhasil membuatnya gemetar, pria bermata abu - abu itu pandai mengintimidasi. "Apa ini lucu ?!" Hardik Marcella membuat Aldred y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD