Different Surface ~14

807 Words

Marcella tersentak bangun dari tidurnya saat kilasan - kilasan kejadian yang menjadi mimpinya itu merasuk kedalam penglihatannya. Sebuah fentilasi kamar berwarna putih menyambut prnglihatannya tersebut, membuat Marcella semakin memendarkan seluruh penglihatannya kepada ruangan yang di tempatinya yang bermodelkan gaya modern. Dirinya berada di sebuah kamar bukan di surga. Itu yang menjadi hal pertama di ketahuinya. Sadar dengan hal tersebut membuat Marcella menatap turun pada tubuhnya dan meneliti pakaiannya yang masih sama, membuatnya mengerutkan kening dan mulai meraba - raba sendiri bagian tubuhnya, mencari lubang dari peluru yang seharusnya sudah menembus kulitnya. Tetapi, tidak ada rasa sakit yang di rasakannya, tubuhnya benar - benar baik - baika saja sejauh apapun Marce

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD