Akhirnya Nilam tiba di Bandara, seseorang sudah menunggunya di area penjemputan. Nilam, Nuri dan Minten langsung menuju mobil tersebut. Mereka tahu itu jemputan mereka karena supir mobil tersebut menuliskan ‘Selamat datang, Nona Queen Qiara Rajendra.’ Siapa lagi jika bukan dirinya? “Apa Anda nona Queen?” tanya supir tersebut. “Iya. Saya … Queen,” jawab Nilam. “Perkenalkan nama saya Vendro—supir pribadi—Anda mulai hari ini,” jawab Vendro. “Supir pribadi?” “Iya. Tuan Rajendra yang menyuruh saya menjadi supir pribadi Anda, kemanapun Anda akan pergi di Negeri ini.” “Baiklah. Antarkan saya langsung ke rumah sakit dimana suami saya di rawat,” kata Nilam. “Tidak bisa, Nona. Kata Tuan Rajendra, Anda harus ke rumah dulu.” “Papa saya tidak di sini, jadi tidak perlu terlalu mengikuti keingina

