CHAPTER #15 LIMA BELAS “Mendingan pulang saja yuk mas?” Ajak Rostina. “Iya Ros.” Nio mengangguk. Hari memang sudah mendekati sore. Dari tadi Rostina dan Nio berada dibelokan jalan Merdeka menikmati mie kocok mang Abu yang sudah terkenal dari dulu. “Bawain Mamah kamu Ros, enak soalnya mie kocok ini.” “Iya ya. Aku bawain saja satu ya mas?” Nio hanya butuh 10 menit sampai ke rumahnya Rostina. Setelah memasukan motornya kehalaman rumah Rostina, Nio duduk dikursi teras. “Mah! Mamah, dimana sih?” Teriak Rostina. “Kenapa Ros? Mamah di kamar.” “Ini Mah, Ros sama Nio bawa mie kocok mang Abu. Makan ya Mah!” “Iya simpan saja dulu di meja.” Ro

