CHAPTER #24 DUA PULUH EMPAT Karena kaget, tanpa disadari wajah Nio menjadi doyong kearah Cathy dan menyentuh wajahnya Cathy. Cathy yang salah terima dikiranya Nio mau menciumnya. Maka tanpa ragu lagi dia membalas mencium bibirnya Nio yang ada didepannya. Nio kaget dan mencoba melepaskan ciuman Cathy dengan mendorongnya pelan-pelan. Cathypun melepaskan ciumannya. “Apa-apaan sih kamu ini Cat?” Tanya Nio mengusap bibirnya dengan tangan. “Main cium saja.” “Loh, bukannya mas Nio yang mau mencium saya?” “Apaan! Kaki kamu tuh yang menginjak kaki saya. Ya sakit dong, makanya saya memegang kaki saya.” Ujar Nio berjalan tertatih dan duduk dikursi. “Ehh, kirain mau mencium saya.” Jawab Cathy. Tidak ada perubahan apapun

