CHAPTER #25 DUA PULUH LIMA Pagi harinya Nio yang kembali menghirup udara Bandung setelah hampir setahun setengah dia tinggalkan. Nio duduk dikursi halamannya. Radio dan secangkir teh panasnya sudah tersedia disampingnya. Combro dan gorengan bakwan ada disebelahnya. Nio mengambil teleponnya dan menyambungkannya ke studio radio kesayangannya untuk meminta lagu. Kali ini Nio meminta diputarkan lagu Fly to the moon. Lima belas menit kemudian penyiar radio menyampaikan pesanan lagu Nio yang ditujukan untuk Rostina. Rostina yang sudah bangun dan membantu ibunya membereskan barang-barang yang akan dikirimkan ke pelanggan, lambat-lambat Rostina mendengar dari radio kesayangannya lagu untuk dirinya. Rostina tersenyum

