Bab 46 - Asa Mendatangi Fania

1463 Words

Asa menatap nanar pintu yang telah tertutup tersebut. Ia tidak menyangka semuanya akan menjadi seperti ini. Bisa-bisanya Jay tidak mempercayainya hanya karena tidak memiliki bukti. 'Kenapa kamu tidak percaya padaku Om? Bukankah kamu sudah janji untuk tidak pernah meninggalkanku?’ batinnya. Dadanya seketika terasa sangat sesak. Ia pun menghapus kasar air mata yang mengalir di pipinya lalu berjalan gontai menaiki tangga. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan sekarang, terlebih lagi suaminya itu sedang emosi dan tidak bisa diajak bicara baik-baik. Ia harus segera mengemasi barang-barangnya lalu pulang ke rumah orangtuanya. Setelah mengemasi barangnya, ia menuruni tangga dengan langkah gontai sembari menyeret kopernya lalu keluar dari apartemen dan mendapati Jay yang sedang duduk menunggu d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD