Kira menatap ke luar lewat jendela kamarnya. Memusatkan atensi pada tanaman-tanaman yang tumbuh segar dan cantik di depan. Hasil pekerjaan tangannya yang terampil. Kata Dirga, kesukaan Kira pada tanaman diturunkan dari bundanya. Dulu, ketika Bunda sedang mengandung Kira, dia menanam begitu banyak tanaman, mulai dari tanaman bunga, sayur-sayuran, hingga pepohonan seperti pohon mangga, jeruk, dan buah sirsak. Tak heran jika seluruh halaman rumah mereka yang lumayan luas terisi penuh oleh tetumbuhan. Jam menunjukkan pukul enam sore. Waktu di mana biasanya Kira tengah berada di kedai untuk mengganggu ayahnya. Tapi hari ini, Kira sama sekali tidak memiliki mood. Entahlah. Soal perasaan selalu saja membuatnya begini. Kira mengalihkan perhatiannya dari luar saat sebuah notifikasi pesan dari po

