54. Mulai Berani

1349 Words

Baru saja Chandra masuk ke mobil dan pintunya terbanting tertutup, ponselnya berdering memecah kesunyian. Begitu duduk di balik kemudi, dengan gerakan terburu-buru dia mengangkat panggilan tersebut. "Halo!" sambutnya sedikit terengah. "Pak, maaf mengganggu. Bu Vina belum juga pulang." Alis Chandra bertaut mendengar suara yang cukup dia kenali. "Sejak tadi siang?" "Iya, Pak. Non Kayla terus bertanya di mana ibunya." "Sudah coba dihubungi?" "Berulang kali, Pak. Tapi tidak ada jawaban." "Baik. Saya segera pulang." Setelah menutup panggilan, mesin mobil dinyalakan dengan kasar. Jari-jemarinya yang putih menekan layar ponsel untuk menghubungi Naina. "Halo, Mas." Suara Naina yang lembut membuat napasnya sedikit tenang. "Saya akan pulang terlambat. Harus menengok Kayla dulu," ujarnya, be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD