58. Permintaan

1322 Words

Naina menggigit bibirnya merasakan sakit dan kenikmatan yang menderanya secara bersamaan. Tubuhnya membungkuk menopang pada punggung sofa, di belakangnya Chandra bergerak cepat menghujamkan miliknya dalam-dalam pada inti tubuhnya. Tanpa bisa ditahan, suara erangan dan lenguhannya lolos dari bibirnya. "Mas, pelan-pelan," pintanya memohon. Sejak awal, Chandra memborbardir dirinya dengan gerakan cepat dan kasar. Pria itu benar-benar melampiaskan emosinya pada permainan mereka kali ini. Kepala Naina terbenam pada punggung sofa, rasa nyeri pada inti tubuhnya sungguh menyiksanya. Chandra memeluk tubuhnya, menciumi punggungnya, sedangkan tangannya meremas payudaranya dengan kuat. "Mas, Nai bilang jangan kasar." Naina kembali mengingatkan. "Maaf, Sayang," bisik Chandra di telinga istriny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD