Deburan ombak begitu menenangkan, tak ada tempat ternyaman di dunia ini selain pantai. Aroma asin dan juga angin yang terlalu menyegarkan selalu saja sukses membawa ketenangan untuk kepala yang terlalu pening. Entah berapa banyak waktu yang dihabiskan oleh Kusuma di tempat ini, seolah tak bosan atau bahkan ingin kembali, walau hanya bermain dengan pasir dan air setiap hari, tetap saja menyenangkan menurutnya. “Nyonya Kusuma, Anda harus segera kembali.” Kusuma menoleh, melemparkan senyumnya ke perawat yang setiap hari khusus hanya merawatnya saja. Kusuma jarang mau dengan orang lain, saat dia merasa nyaman maka hanya orang itu saja yang dia kehendaki untuk berada di sekitarnya, “lima belas menit lagi, ya? Aku akan masuk.” “Jangan lebih dari itu, Nyonya Kusuma.” “Ya, jangan kawatir.” Kus

