[Aku mencintaimu, Lintang kecil di Akasa.] Deg. “Siapa ini?” Lintang mengetiknya dengan cepat, tak suka ada yang memanggilnya seperti itu karena itu hanya milik Akasa saja. [Aku adalah rembulan yang selalu menemanimu. Hujan sama kita tak tampak dan cerah kamu akan tetap bersamaku.] Lintang tak ingin membalas pesan dari orang aneh itu lagi. Memilih untuk kembali ke chat room dengan Akasa dan mengirimkan pesan lagi, “Om.” berharap segera di jawab oleh Akasa dan akan dia adukan karena ada yang berani mempermainkannya barusan. Di tempat lain... Akasa yang makan malam bersama dengan Love, lebih banyak diam karena sedang tak ingin membicarakan masalah apa pun saat ini. Di kepalanya seolah Lintang masih saja bermain dengan beberapa chat yang sebenarnya sangat ingin dibacanya. Tapi dia tahan

