10

1005 Words

"Permisi." Suara Ethan mengalun, membawakan tumpukan buku dari perpustakaan saat dia ditugaskan Ibu Nami untuk menaruh buku-buku yang sudah dia susun ke dalam rak khusus buku pelajaran. Langkah Ethan tertahan saat tumpukan buku itu berhamburan. Berceceran di atas lantai. Sekitar ada dua belas buku, dan semuanya berantakan. Dia menabrak seseorang, dan seorang gadis bermata perak yang mendesis, mengusap seragam sekolahnya tengah berdiri. "Di mana matamu?" Suaranya membentak. Ethan membungkuk untuk memungut buku-buku itu di atas lantai. Tanpa mau membantu, gadis itu malah menendang salah satu buku yang hendak Ethan raih, membuangnya asal. "Kau dengar aku? Kau menabrakku. Kau seharusnya minta maaf!" Bentakan dari Kanar Nakaya membuat Ethan mendongak, menatap kedua mata perak yang seharus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD