12

1106 Words

"Nomor yang Anda tuju sedang sibuk. Silakan coba beberapa saat lagi." Challista menghela napas. Menurunkan ponselnya saat dia menatap mendung yang semakin pekat. Hembusan angin yang berawal semilir, tidak lagi nyaman. Menakutkan. Daun-daun berguguran. Badai sebentar lagi datang. Dan orang-orang yang terjebak di trotoar berlari secepat mungkin menghindari hujan yang sebentar lagi datang. Manik hijaunya berpendar memandang layar ponselnya. Nama Mama tertera di layar. Dan dalam usaha kelima, Challista tidak mendapat jawaban. Melainkan operator yang mengatakan bahwa nomor sedang sibuk. Challista memejamkan mata. Tanpa jaket, tanpa pelapis apa pun untuk melingkupi tubuh ringkihnya, dia berdiri menantang angin yang berhembus. Meniupkan anak rambutnya yang kusut dan mulai berantakan. Dan huja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD