Bab 15 : Kenapa Besar Sekali?

1684 Words

Napas Mu Heng begitu dekat dengan daun telingaku. Udara hangat yang mengalir di sekitar telingaku membuat tubuhku langsung bereaksi. Aku ingin dipeluk dari belakang dan disetubuhi dengan gila. Tubuh Mu Heng makin lama makin dekat. Dadanya begitu dekat dengan punggungku, seolah-olah dia sama sekali tidak berniat untuk menjauh dariku. Jari-jarinya menyisir rambutku. Gerakan kecil saja sudah cukup membuat diriku bergidik hebat. “Sudah pas!” Aku menjawab sambil berbisik dan gemetar. Aku tak tahu bagaimana mengendalikan gairah ini. Sungguh mendebarkan! Wajahku seolah-olah terbakar dan memerah. Gelora hasrat terus membakar diriku. Berbagai dugaan terus tumbuh dan memanas. Aku merasa Mu Heng semakin gelisah seiring berjalannya waktu. Aku merasa tidak nyaman! Dari daun telingaku, gelombang ge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD