Biyan yang emosi karena kedatangan Kania, membanting berkas yang ada di atas meja. Dia sudah gemas ingin melihat Kania di seret oleh polisi. Kapan saat itu akan tiba. Pasti akan menjadi pemandangan yang indah. Sebuah perceraian dan sebuah penangkapan atas kasus kejahatan. Biyan sebetulnya ingin sehidup semati dengan wanita yang tepat dan sangat ia cintai. Dia membenci perceraian. Biyan ingin seperti kedua orang tuanya yang langgeng sampai rambut sudah memutih dan sudah memiliki cucu. Sayangnya Kania bukan wanita yang tepat dan menjadi pelabuhan terakhirnya. Pucuk di cinta ulam pun tiba. Ponsel Biyan berbunyi dan saat di lirik ini panggilan dari Dian. Meski bukan panggilan dari Jesica, panggilan Dian pasti akan membawa kabar baik. "Ada kabar apa Di?" tanya Biyan yang sudah ingin tahu kab

