Confession

1082 Words

Dieter merosot di balik pintu kamarnya. Selain mengatakan hal yang salah dia juga telah melakukan tindakan yang salah dengan membanting pintu di depan Thea. Seharusnya dia tidak mengatakan hal itu, seharusnya dia menahan kata-kata itu tetap berada dikepala alih-alih mengatakannya keras dan membuat wanita itu sakit hati. Bagaimana ekspresi Thea sewaktu dia membanting pintu masih dapat Dieter ingat jelas. Mestinya dia tidak seperti ini, mestinya dia membuka kembali pintu kamarnya. Meralat perkataannya, lalu kemudian meminta maaf padanya dengan benar. Bukan malah merosot di balik kamarnya sendirii seperti orang bodoh yang menderamatisir macam ini. Dieter menghela napas berat setelahnya. Sungguh, dia tidak pernah tahu bila jatuh cinta akan membawa dia jatuh ke dalam sebuah permasalahan yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD