Menginap di Tempat Dieter

1143 Words

“Selamat datang di rumahku,” kata Dieter sambil meletakan tasnya dan milik Thea di bawah sofa. “Aku harap kamu betah disini, walau tidak lama,” tambahnya kemudian. Dieter rupanya benar-benar tidak berdusta, selepas mengatakan tujuan mereka adalah apartment miliknya. Thea betul-betul diboyong ke apartment pria itu, kebetulan sekali lokasinya ada di lantai teratas sebuah gedung berlantai empat belas, yang lebih tepat jika di sebut sebagai penthouse. Tetapi meski begitu tempat tinggal pria itu tidak terlalu mewah seperti yang seringkali Thea pikirkan mengenai sebuah penthouse. Mungkin itu tergantung dari pemilik, dan Thea rasa Dieter tipe yang lebih suka hal-hal sederhana dan minimalis daripada banyak barang di seluruh penjuru rumah. Hal pertama yang Thea lihat adalah sebuah sofa berwarna pu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD