kecolongan!

1096 Words

Di tengah keramaian pesta resepsi pernikahan Adam dan Keisya, semua orang asyik bercerita dan menikmati hidangan lezat. Tiba-tiba, seseorang muncul dengan langkah pasti dan wajah sombong. Ekspresi meremehkan terpancar dari matanya yang menyorot tajam sambil bertepuk tangan dengan keras, menarik perhatian semua tamu. Dengan langkah anggun, tetapi penuh keangkuhan, ia mendekati pasangan pengantin yang sedang berdiri dengan senyum bahagia. Gestur tangannya yang tegas dan tatapannya yang menantang menciptakan ketegangan, memecah keceriaan yang sebelumnya mengisi ruangan. Semua mata tertuju padanya, menunggu dengan napas tegang apa yang akan ia katakan selanjutnya. “Jadi, aku tidak salah mengenal orang tadinya, memang benar dia, kan …,” gumam Keisya dengan nada pelan. Namun, suara itu bisa te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD