*** Mendapat kabar tentang belum kembalinya Andini setelah pergi dari rumah sejak sore, Arjuna panik dan khawatir. Tidak diam saja di rumah kemudian menunggu tanpa melakukan apa pun, dia tentu saja bertindak. Dengan penampilan rumahan—kaos dibalut jaket lalu celana joger, Arjuna berpamitan pada kedua orang tuanya untuk mencari Andini. Sempat ditawari bantuan oleh sang papi, dia menolak dengan halus karena meskipun perempuan itu sudah menghilang selama beberapa jam, Arjuna merasa masih bisa menghandle semuanya. "Ini Andini kalau enggak di rumah sakit, ya di makam sih," ucap Arjuna, di sela kegiatannya mengemudi. "Tapi malam-malam begini, masa iya di makam? Terlebih Rahma bilang tadi siang Andini udah ke sana." Mengemudi sambil berpikir, pada akhirnya Arjuna menepikan mobil. Merogoh pons

