Ina mencengkeram lengan Ranu, sekuat mungkin, seperti ingin menahan badai, tapi juga tak ingin melepaskannya. *** Hujan turun rintik di luar jendela lantai 7 Apartemen Citra Timur. Di ruang tengah unit nomor 5, lampu kuning temaram menggantung rendah, menyinari dinding yang penuh rak buku dan figura berdebu. Lilin aromaterapi menyala di sudut meja, menyebarkan bau kayu manis yang lembut dan manis, seperti kenangan lama yang tak mau pergi. Unit itu masih satu lantai dengan unit yang ditempati Mirna dan Johan di nomor 19. Ina duduk di kursi malasnya, tubuhnya dibalut selimut tipis. Pundaknya naik-turun pelan setiap kali ia menarik napas. Usianya telah melewati enam dekade, tapi wajahnya masih menyimpan jejak ketegasan dan kelembutan yang dulu, ketika ia masih sibuk mengajar dan membesarka

