Dua Sisi

1325 Words

“Antarkan aku ke hotel. Aku mau balik ke Jakarta.” “Please, tunggu sehari lagi. Setelah itu, kita pulang sama-sama.” Davin tak juga melepas pelukannya. “Biar mang Tarjo yang mengantarkan.” Zara masih bersikeras untuk pulang. “Zara, tunggulah sehari. Besok kita langsung pulang begitu urusan kerjaku selesai.” “Davin, bagaimana dengan urusan kita. Kamu sudah berjanji mau menemui mama.” Tanpa mereka sadari, Avril sudah berdiri di belakang Davin dan Zara. “Urusi saja mantan pacar kamu itu. Aku mau pulang.” Zara melepas paksa kaitan tangan yang melingkari tubuhnya lalu berlari meninggalkan Davin. “Zara!”. Davin mengejarnya. Berusaha menyusul, kemudian menjajari langkah istrinya. “Oke, kita ke hotel. Kita bicarakan di sana.” Davin meraih pergelangan tangan Zara untuk bersama-sama menuju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD