Rasa penasaran sudah memenuhi kepalanya. Tentang Zara saat ini, tentang rumah mewah itu dan beberapa hal yang membuat janggal. Farhan masih mengikuti Zara. Tak segan-segan lagi, karena sampai harus merelakan waktunya terbuang hanya untuk menjawab rasa penasaran. Mobil yang dikendarainya masih mengekor di belakang mobilyang membawa Zara. Farhan pun ikut memperlambat kendaraan saat ada tanda-tanda berbelok menuju rumah yang sangat mewah. Farhan memberhentikan mobilnya di bahu jalan. Mengamati rumah mewah yang menjadi tujuan Zara. “Ini 'kan rumah nyonya Hanum pengusaha kaya raya itu.Ngapain Zara ke sini? Kalau enggak salah, Zara tadi memanggilnya oma. Apanyonya Hanum ini yang mengadopsi Zara?” Pertanyaan-pertanyaan terus berputar. Sementara Zara sudah memasuki mewah itu. Untuk selanjutnya

