Kangen Zara

1568 Words

Hampir tak memejamkan matanya semalaman, membuat Davin lesu dan terlihat tak bersemangat. Setelah kejadian itu, ia tak dapat memejamkan mata. Bahkan hingga pagi menjelang. Sampai pagi ini, Davin tak inginmelempar pertanyaan pada wanita yang kini duduk di sebelahnya. Selain masih kesal, ia juga enggan memancing percakapan yang berujung pembahasan kejadian semalam. Davin memutuskan check out lebih awal. Sebab, tak inginkembali ke tempat yang membuatnya membuka kesempatan berbuat kesalahan fatal.Avril sudah lebih dulu ke luar. Berpamitan untuk bertemu seseorang teman,begitu izinnya pada Davin. Davin membawa kopernya ke dalam mobil. Seorang sopir kantor yang sudah disiapkan untuknya sedang menungguku di parkiran. “Ayo, Pak, jalan,” ajak Davin. “Tunggu, Pak. Bu Avril suruh menunggusebentar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD