d**a bidang itu, Zara pikir hanya ia yang menggunakan untuk bersandar. Apalagi dalam keadaan terbuka. Naif memang. Mengharapkan sesuatu yang ia sendiri sudah tau jika dirinya bukan yang pertama mendiami hati seorang Davin. Bukankah wajarjika jati diri pria itu terkuak secara perlahan. Mencintai seiring dengan menghadapi kenyataan demi kenyataan yang ternyata menyakitkan. Mencintai? Bahkan Zara sendiri tak yakin dengan perasaannya.Cemburu, iya jelas. Tetapi dalam kadar yang berbeda. Seorang istri jelas menyayangi pasangan hidupnya. Terlebih dirinya dan Davin telah sepakat hidup bersama dan berkeinginan memiliki anak. Itu artinya, Zara punya kedudukan yang penting. Seharusnyaseperti itu. Namun, melihat foto Davin sedang bertelanjang d**a dengan memeluk Avril yang tak tampak mengenakan p

