Tanpa bisa dihindari lagi

2248 Words

"Ardi gak masuk."   Elara langsung meletakkan ponselnya di atas meja. SMA Pertiwi baru saja membunyikan bel istirahat pertamanya. Dan yang gadis itu lakukan adalah berdiam diri di kelas.   Tidak ingin juga ke kantin jika tidak ada pacarnya di sana.   "Terus dia baru ngabarin lo sekarang?" Litha yang lebih dulu menyahut dengan nada yang benar-benar menjengkelkan. Gadis itu membuka snack yang ia bawa di tasnya.   Elara menggeleng. Ia menyandarkan punggungnya ke bangku. "Gue baru aktifin hape gue, dia udah nge-chat gue dari tadi. Gue bales malah ceklis satu," jelasnya.   Sebenarnya pagi-pagi sekali Elara sudah menghubungi Ardi beberapa kali tetapi tidak ada satu pun chat yang ia balas atau panggilan yang ia angkat.   Dan dengan amat terpaksa Elara membawa mobilnya sendiri untuk pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD