MH 25

1250 Words

* Matanya membelalak saat keluar dari kamarnya dan sudah bersiap dengan jaket denim dan bandana senada. Bagaimana tidak kaget saat menemukan dua cowok duduk anteng menunggunya di ruang tamu. "Ngapain Kakak ke sini?" tanya Moody. Rencananya mereka akan pergi ke City Hall Kingstone. Kabarnya akan ada pasar kaget di sana. Moody selalu mengajak Tata ke sana tapi belum pernah kesampaian. Tata terlalu khawatir katanya karena mereka cuma berdua. Malah tadinya mereka akan pergi berlima dengan Titus. Sayang, sepupunya itu tak bisa ikut karena dia tak mungkin meninggalkan pekerjaannya di rumah sakit. "Emang kenapa?" tanya Dwika tak ambil pusing. Moody memutar bola matanya,"Kami berempat yang akan pergi. Bukan berlima!" "Berlima lebih aman, bukan begitu Ta?" Dwika melirik Tata. "Udah deh, Mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD