MH 21

1456 Words

* "J-jadi... Malaikat tak bersayap itu Kak Retha? Mantan, oh bukan, tepatnya calon istri Kak Dwika. Iya kan?" Moody menatap nanar ke arah tiga lelaki yang tadi sempat ia dengar tengah beradu argumen. Dan kini ketiganya menatap cemas ke arahnya. "Mo, dengar dulu a--" Dwika menghampiri. "Nggak perlu!" Moody menyetop langkah Dwika dengan isyarat. Lalu atensi pandangnya terarah pada Reinhard. "Pa, sebelum terlanjur, Moo minta batalin rencana pernikahan ini!" tegasnya. "Mo!" -Dwika "Moo!" - Reinhard Dwika mendekati Moody, dicekalnya lengan gadis itu. Menatapnya serius. "Pertunangan kita pernah gagal dan aku nggak mau pernikahan kita juga gagal," ucapnya penuh penekanan. "Nggak bakal ada pernikahan, Kak." "Mo?" kernyitnya. "Jadi karena hati Kak Retha ada dalam tubuh gue, lo deketi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD