bab 6

532 Words
POV.nabila akhirnya mereka pergi juga aku benar benar kesal dengan mereka rasanya pengen aku ulek mereka benar benar bikin sakit kepala, dan bisa bisa nya maa Bowo berbohong sangat keterlaluan seperti itu aku sia jatah hanya secuil gaji nya sedangkan ibunya dia beri lima kali lipat dengan yang dia berikan padaku... lihat saja mas kamu akan menyesal nanti nya, huh dari pada aku kesal memikirkan mereka lebih baik aku masak.... Satu jam sudah aku memasak dan membersih kan alat masak akhirnya selesai juga.... aku langsung pergi ke kamar Alika untuk membangun kan dia untuk membersih kan diri dan mengajak nya makan... aku san Alika makan dengan lahap, untung Alika tidak dekat dengan ayah nya jadi jika tidak ada ayah nya dia tidak pernah menanyakan ayah nya... " sayang abis makan kamu main depan tv ya mama mau beresin ini semua dulu" ucap ku " iya mah, mah Lika boleh nonton tv ?" ucap anak ku " boleh sayang tapi jangan dekat dekat ya nonton nya nanti mata Lika sakit " ucap ku * iya mah..." ucap nya setelah selesa membereskan semua nya aku menyusul Alika ke ruang tv, baru sja duduk aku mendengar suara mobil itu pasti mas Bimo mas Bimo masuk menghampiri kami tapi yang membuat ku bingung kenapa ibu mertuaku ikutan ke sini lagi... " loh mas kenapa ibu ikut lagi ?" tanya ku " ibu mau menginap disini katanya untuk beberapa hari " ucap mas Bowo " lah terus sayuran yang ibu bawa ditinggal nanti kalo busuk gimana " ucap ku " di rumah ada Wulan yang nempatin jadi tidak akan busuk " ucap ibu mertuaku " kalo Wulan di sana kenapa ibu ke sini ?" tanya ku bingung " aku tidak betah karena anak Wulan selalu berisik bikin sakit kepala lah cucunya sendiri bikin pusing gimana aku kalo dia disini terus malah aku yang bakal sakit kepala hummm.... " ya udah aku mau tidur dimana kamar nya ?" tanya ibu mertuaku " kamar yang kosong ya gak ada Bu karena rumah ini hanya ada dua kamar saja paling yang kosong hanya gudang " ucap ku " masa kamu mau tempati ibu di guna gil* kamu " ucap mas Bowo " kamu tahu sendiri mas disini hanya ada dua kamar, kamar kita dan kamar Alika " ucap ku " ya biar kamar Alika di pakai ibu saja dulu untuk sementara " ucap mas Bowo " ma..." ucap anakku Alika " gak bisa mas kalo Alika tidur bareng kita kamu yang akan ngeluh tempat nya sempit kaya waktu itu " ucap ku " emang ibu mau nginap berapa hari ?" tanya mas Bowo kepada ibu nya " sampai Wulan pulang lah " ucap ibu mertua ku " lah Wulan bilang mau pulang kapan emang nya Bu ?" tanya ku " sampai suami nya jemput kata nya, dia bilang gak betah mertuanya menginap karna pasti akan banyak mau nya kata nya jadi dia mau menginap sampai mertuanya pulang ke rumah nya sendiri " ucap ibu mertuaku jika Wulan saja begitu gimana aku yang punya ibu mertua yang super super menyebalkan seperti itu... " tapi sampai kapan Bu ?" tanya mas Bowo lagi " ya gak tau " ucap ibu mertua ku
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD