" kamu Gil* Nabila, kamu ngusir aku ?" ucap mas Bowo tidak percaya dengan ucapan ku
" iya mas karena ini rumah ku pemberian dari orang tuaku, mobil di luar juga mobil ku hasil aku bekerja dulu dan kamu tidak pernah membeli apapun di rumah ini jadi kamu hanya bisa bawa baju dan motor butut mu itu, jadi kembalikan kunci mobil beserta STNK nya lagian mobil rumah dan motor ku itu atas nama ku bukan nama mu " ucap ku
" keterlaluan kamu ya Nabila " ucap mas Bowo san ibu nya
" terserah aku sudah lelah dan bosan dengan sikap kalian jadi sekarang kembalikan semua nya dan kamu bisa keluarin motor kamu dari garasi dan kamu bisa pergi dari sini " ucap ku tegas
lalu aku masuk ke dalam kamar Alika untuk mengecek sedang apa dia ternyata sedang tidur lalu aku masuk ke dalam kamarku untuk memasukan pakaian mas Bowo kedalam koper nya...
saat aku sedang membereskan baju baju mas Bowo ke dalam koper nya dia masuk kedalam kamar...
" Nabila kamu jangan begitu dong, emang kamu gak kasian sama aku " ucap nya
" kasian mas, kamu aja gak kasian sama aku dan Alika kenapa aku harus kasian sudah lima tahun kita menikah tapi kamu tetap aja gak berubah, dan sekarang aku sudah capek disebut istri benalu padahal memberi nafkah itu kewajiban kamu, dan aku tidak pernah menuntut lebih mas " ucap ku
" iya...., maaf Nabila aku tahu aku salah jadi aku minta maaf please jangan kaya gini ya aku gak mau kita berpisah " ucap mas Bowo lembut
" tapi maaf mas aku sudah tidak mau lagi bertahan sama kamu " ucap ku yakin
" Nabila coba kamu pikirkan kalo kita berpisah bagai mana dengan Alika " ucap mas Bowo
benar kalau kami berpisah bagai mana dengan Alika apa dia akan terima jika kami berpisah...
tapi aku sudah benar benar lelah menjalani pernikahan yang tidak sehat ini...
" baik lah mas aku akan pikir kan itu tapi mulai besok aku akan bekerja dan mobil aku yang akan bawa lagian mulai besok Alika sudah sekolah jadi aku bisa bekerja" ucap ku
" untuk apa kamu kerja, aku masih sanggup untuk memberi mu uang " ucap nya sedikit kesal
" karna uang yang kamu kasih tidak cukup dan ibu mu selalu mengambil belanjaan ku , lalu aku dan Alika makan apa " ucapku kesal
" oke baik lah, kamu tidak perlu bekerja aku akan tambahin uang bulanan nya...."
" yang sama besar nya dengan yang kamu kasih ke ibu mas " ucapku memotong ucapan nya
" hah ..." ucap nya
" iya kalo tidak sama aku akan bekerja dan memakai mobil ku " ucap ku
" baik lah..." ucap nya pasrah
kami pun keluar dari kamar menemui abu mertuaku yang masih menunggu di luar...
" bagai mana Bowo kamu sudah kasih dia pelajaran kan gimana jadi istri yang benar " ucap ibu mertuaku
" mas kalo semua sayur ini ibu mu bawa berarti kamu harus tambahin uang ku full ya karena aku harus belanja lagi " ucapku
" iya ini dua juta kamu bisa belanja lagi " ucap nya
" apa apaan kamu Bowo kenapa dia kamu kasih uang lagi, kalo gitu ibu juga mau minta mana cukup lima juta sebulan kamu kan tahu kalau ibu ini banyak ikut ibu ibu sosialita " ucap nya
" oh jadi setiap bulan ibu dikasih lima juta, mas ... mana lagi uang nya kamu kebangetan benget sih masa ibu kamu kasih lima juta sedangkan aku hanya satu juta
akhir nya mas Bowo memberikan aku lima juta dan berpamitan untuk mengantar ibu pulang...