bab 7

502 Words
pada akhir nya ibu mertua ku menempati kamar Alika dan Alika ikut tidur dengan ku sedangkan mas Bowo tidur di depan tv karna dia tidak bisa tidur berdesak desakan... untung aku belum memindahkan barang apa pun ke kamar Alika pikir ku ingin memindahkan kulkas mini dan membuat brangkas kecil di sana.... pagi pagi aku sudah bangun membersihkan diri lalu shalat, setelah menyelesaikan kewajiban ku pada sang pencipta aku berniat ingin menggoreng ayam dan membuat capcay tapi aku lupa kalau semua sayur di bawa ibu semalam ya sudah lah aku beli makanan di luar saja pagi ini... aku membeli lontong sayur dekat rumah dan membeli nasi uduk pakai telur semur tapi aku minta ditaruh di tempat makan untuk bekal Alika nanti di sekolah, setelah membeli semua aku langsung pulang... sampai rumah aku menaruh belanjaan di atas meja lalu membangunkan mas Bowo untuk bersiap dan membangun kan putri semata wayang ku, aku pun membangun kan ibu mertuaku untuk sarapan.... setelah membangun kan semuanya aku kembali ke dapur untu menyiapkan piring dan sendok... setengah jam kemudian semuanya telah berada di ruang makan... " kok lontong sayur sarapan nya emang kamu gak masak ?" tanya mas Bowo " aku belum belanja mas kan semua sayur di bawa ibu semalam, nanti pulang Alika sekolah aku akan belanja lagi ke pasar " ucap ku " jangan lupa beli daging dan ayam Nabila aku tidak suka hanya makan sayur " ucap ibu mertuaku " boleh Bu mana uang nya nanti aku belikan yang ibu pesan kan barusan " ucap ku " loh kok kamu minta uang kan kamu dah di kasih uang belanja sama Bowo " ucap ibu mertuaku " itu uang belanja untuk aku Alika dan mas Bowo, sedangkan ibu kan udah di kasih sendiri sama mas Bowo jadi seharus nya ibu belanja sendiri " ucap ku " dasar menantu pelit, udah numpang hidup sama anak ku masih saja sok Sokan, dasar menantu benalu " ucap nya membuatku kesal " cukup ya Bu... yang menumpang siapa mas Bowo itu memberi nafkah karena kewajiban dia jadi jangan jadi duri di rumah tangga kami, jika ibu merasa aku menumpang hidup sama anak ibu ini silahkan ajak anak tersayang ibu ini untuk pulang ke rumah ibu jadi tidak perlu pusing lagi dengan menafkahi aku dan anak ku " ucap ku kesal " cukup..., bisa gak sih sehari saja kalian tidak bertengkar aku pusing setiap kali kalian bertemu pasti ribut pagi pagi sudah bikin kepala pusing, sudah lah Bu makan saja apa yang Nabila masak lagian salah ibu juga baru dua hari lalu aku kasih uang tapi sekarang sudah habis jadi terima saja, sudah sekarang aku mau sarapan dan berangkat bekerja jadi jangan ribut lagi " ucap mas Bowo marah akhir nya kami sarapan dengan tenang, setelah sarapan aku membantu Alika untuk bersiap ke sekolah, setelah rapi aku keluar dari kamar tidak lupa mengunci nya.... saat melewati ruang tv aku melihat ibu mertua sedang menonton tv, aku melewatinya saja rasa nya malas melihat nya... aku langsung meninggalkan rumah pergi ke sekolah Alika....
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD