Part 62

2012 Words

Senin pagi, Nirina sudah siap dengan kemeja dan rok panjangnya. Saatnya kembali pada rutinitas. Berangkat menuju rumah sakit menggunakan mobil pribadinya. Masih lumayan lelah akibat kemarin pembukaan kafe yang begitu luar biasa ramai. Nirina sampai ikut turun tangan melayani. Total lima pegawai begitu kewalahan. Brian yang datang juga turut membantu. Antusias masyarakat yang begitu besar membuat harapan Nirina makin besar. Semoga tidak hanya hari pertama saja, seterusnya juga akan sama. Ya pintar-pintar Nirina untuk memutar otak sih. Harus selalu ada yang baru agar menarik minat pengunjung. Kalau tidak ada perkembangan ya siap-siap saja akan kalah dengan saingan lainnya. “Nek, ini kerudung aku sudah benar kan?” tanya Nirina. Memastikan bahwa penampilannya sudah sempurna. Sedikit ragu unt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD