Bersama Keluarga

1113 Words

Keesokan harinya, Pricilla menerima sebuah pesan dari Anders agar mengikuti kumpul bareng anggota yang lainnya. Namun, gadis itu merasa tidak yakin akan pertemuan yang direncanakan. Dia merasa acara itu akan berantakan seperti beberapa waktu lalu. Anara pun terlihat meragukan, setelah membaca pesan yang ia terima juga. Anara menyandarkan tubuh pada dinding kamar Pricilla. “Hmm, bosan,” celetuk Anara sambil melempar ponselnya. “Kalau mau diselesaikan, selesaikan saja sendiri. Lagi pula, jadi orang juga keras kepala.” Pricilla menatap heran ke arah temannya yang masih saja menggerutu di tempatnya. “Kalau mau komplain, telepon saja itu Anders. Jangan menambah beban pikiranku,” timpal Pricilla sambil beranjak dari kasur. Sebelumnya, Pricilla meletakkan ponsel di atas meja dekat ranjang ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD