Part 8

1411 Words

REZA Mataku mengerjap, sebelum akhirnya terbuka sempurna dan melihat sekeliling. Tangan kanan memijat pelipisku karena kepalaku sedikit pening dan berat pagi ini. Dengan susah payah aku membangunkan tubuh ini hingga terduduk. Satu hal yang baru kusadari aku tertidur di sofa ruang tamu dengan tumpukan kertas di perutku dan masih mengenakan jas semalam. Sepulang kencan dengan Felly tiba-tiba saja Edwin--Manager Keuangan melaporkan ada kejanggalan perhitungan keuangan sejak setahun yang lalu. Dengan terpaksa aku kembali memeriksanya. Akibatnya, harus begadang semalaman. Terdengar ketukan di pintu. "Papa, ini Sesha." Suara lembut milik Sesha. Aku tersenyum mendengarnya. Sudah seminggu tak bertemu dengannya rasa kangen muncul begitu saja. Pekerjanku akhir-akhir ini memang sedikit menyita wak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD