70. Arron Tak Tenang

1581 Words

"Apa ke Jepang?" Arron sedikit terkejut dengan permintaan kliennya. Baru saja, sang klien meminta dia pergi bersama klien tersebut ke Jepang untuk meninjau lokasi rencana proyek mereka. "Ya Tuan Arron, ini sangat penting." "Ya, tapi apa harus sekarang?" tanya Arron. "Tentu saja, karena jadwalku yang ada hanya minggu ini saja, jadi kita akan kurang lebih tiga hari sampai satu minggu di sana." Arron pun bingung, dia ingin sekali segera pulang. Rasanya tak tenang memikirkan di Indonesia sang kekasih tengah merawat Bima, meskipun pria itu adalah kakaknya, tapi tetap saja kakak tiri, bukan kakak kandung. "Bagaimana Tuan Arron?" tanya si klien kembali. "Ah ya, tentu saja." Arron menghela napasnya, dia tak punya pilihan lain, dia tidak mau merugikan perusahaannya. Nanti dia akan sering me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD