31wp22

1720 Words

Hari ini Revan datang bersama teman-temannya, Rain juga Arnold, ke rumah baru sang kakak. Mereka akan berkumpul bersama di rumah baru yang sangat mewah itu. Saat Arnold baru saja datang, Aquila langsung bertanya keberadaan Aya, teman barunya yang beberapa hari ini tidak berkomunikasi dengan dirinya. Arnold mengatakan jika Aya sudah pulang ke rumahnya sendiri, dan gadis itu sedang tidak enak badan, jadi tidak bisa ikut. “Sayang, duduk aja sana, biar anak-anak yang bawa ke ruang tengah,” kata Regan. “Eh, woi! Aqua, lo dicariin sama temen-temen lo noh!” panggil Ali heboh. “Panggil yang bener kalo gak mau bisu!” ancam Regan dengan tatapan tajam. “Hehe, lupa. Maaf ya, Aquila cantik,” ucap Ali takut. Tatapan tajam Regan benar-benar membuat lawannya merasa terancam, benar-benar tidak bisa di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD