Regan terbangun dari tidurnya karena sisi ranjangnya kosong. Ia sudah meraba dengan tangan dan kakinya, namun tidak ada seseorang di sampingnya. Ia segera bangun dan mencari keberadaan sang istri, ternyata wanita muda itu tengah duduk di sofa sambil memberikan ASI pada bayi mereka. Dengan mata setengah terbuka, Regan berjalan mendekati istrinya, lalu memeluk sang istri dari samping dan meletakkan kepalanya di pundak Aquila. "Tidur di kasur dong, Sayang. Kalau kamu tidur begitu, badan kamu bisa sakit-sakit," ujar Aquila lembut. "Mau peluk kamu," gumam Regan dengan mata tertutup. "Iya nanti ya, sekarang Vincent lagi minum nih. Kasihan kalau langsung ditaruh, nanti nangis lagi," kata Aquila memberikan pengertian. "Vincent, gantian sama Daddy dong. Udah jangan banyak-banyak minumnya, nant

