BAB 22 KEHIDUPAN BARU

1557 Words

Sakti Simpel dan minimalis. Itulah gaya hidupku. Termasuk berkaitan dengan tempat tinggal. Di kota metropolitan ini, aku tinggal di sebuah apartemen yang tidak terlalu luas, tapi juga tidak terlalu sempit. Apartemenku hanya memiliki satu kamar tidur, kamar mandi dan ruang tamu yang multifungsi, menyatu dengan area dapur. Tipe seperti ini cocok buatku yang memang tinggal sendirian. “Selamat datang di rumahku!” sambutku kepada Luna. “Ayo masuk! Jangan malu-malu, anggap aja rumah sendiri,” terusku lagi. Mempersilakan Luna untuk masuk. “Memangnya sejak kapan aku jadi pemalu?” sahut Luna merespon ucapanku. “Tentu aku bakal anggap ini kayak rumahku sendiri,” lanjutnya sambil memerhatikan ruangan. “Benar juga. Yang ada kamu malu-maluin. Hahahaha ...,” kataku, seraya tertawa lepas. Lantas,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD