Langkah Hazel meninggalkan The Oak Room terasa seperti melangkah keluar dari satu sangkar besi, hanya untuk menemukan dirinya di tepi jurang yang lebih dalam. Udara siang yang hangat di luar tidak bisa menghangatkan dingin yang merayap di tulang belakangnya. Pikirannya berputar liar di antara tawaran beracun Ethan dan bayangan Diego yang selalu mengintai. "Kamu terjebak." Kata-kata Ethan bergema. Dan itu benar. Dia terjebak, bukan oleh kunci atau rantai, tapi oleh sesuatu yang jauh lebih licin dan berbahaya yaitu keinginan. Keinginan untuk disentuh, diklaim, dan dihancurkan oleh pria yang sama yang membuatnya merasa paling hidup dan paling hancur sekaligus. Keinginan yang dapat membuatnya kehilangan logika. Saat dia kembali ke kantor, ruangan yang megah itu terasa seperti kuburan yang

