Part 67 Introgasi

1068 Words

"Perempuan?" Riska mengangguk tegas menyiratkan keyakinan kuat, "meskipun dia menutupi seluruh tubuhnya tapi aku bisa menciumnya, ketika dia menusukku itu sangat dekat denganku sehingga samar-samar aku mencium aroma parfum perempuan." Jelasnya dengan kerlipan serius. Segara terdiam beberapa waktu, bola matanya bergulir pelan menandakan jika lelaki itu sedang berpikir. "Kamu punya musuh di kantor?" "Nggak, kenapa tiba-tiba tanya begitu?" "Dia bisa masuk kantor itu artinya dia punya kartu akses masuk." Mendengar pemaparan itu membuat perempuan yang tengah terbaring lemah di atas brankar itu langsung menegang kaku, benar juga kenapa ia tidak kepikiran hal itu. "Aku tidak punya ... sepertinya," ujarnya memelan terdengar tidak meyakinkan, masalahnya ia memang merasa tidak memiliki musuh ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD