Chapter 36

1074 Words

Part 36 "Itu suara anakku!" kata Sulis tiba-tiba. "Itu Tina ku. Pasti dia kesepian di sana, sendirian, katakutan. Tina pasti mencariku, menyalahku kenapa tidak bersamaanya. Aku akan menjemput Tina." Emosi Sulis tak terkendali, ia mau menyusul Tina ke kuburan. Namun, Harun berhasil menghentikannya. Sulis berteriak-teriak memanggil nama Tina. "Mas, buatkan omben-omben!" Pinta Dyah. Abi terdiam sesaat dan melirik Harun. "Mas!" Tanpa perlu di komando lagi, Abi langsung pulang mengambil air wudu dan berdoa. Kemudian kembali dengan membawa air. "Minum dulu, Yu," kata Dyah. Tina ... Tina anakku ... maafin ibu, Nak ... Tina ... Sulis menangis berguling-guling di kamar Tina. Nina ikut menangis juga melihat keadaan Mbak Yu nya seperti itu. "Sabar Yu ... sabar!" "Dia!" Sulis menunjuk suam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD