BAB 32

1019 Words

Elena tersentak, napasnya memburu. Ia memegang dadanya yang naik turun tidak teratur. Ingatannya sudah pulih sepenuhnya. Kecelakaan itu bukan murni nasib buruk atau kesalahan teknis. Itu adalah upaya pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Sofia. Dante mungkin menyembunyikan kebenaran setelahnya agar skandal itu tidak merusak nama Valerius, tapi Sofia adalah orang yang menginjak pedal gas untuk menghabisi nyawanya. "Dia mencoba membunuhku," bisik Elena pada kegelapan kamar. Ia berdiri, berjalan menuju cermin besar di sudut ruangan. Ia menatap pantulan dirinya sendiri. Wajah yang selama dua tahun ini terlihat rapuh dan penuh kebingungan, kini tampak keras. Sorot matanya tajam. Ia tidak lagi melihat dirinya sebagai korban amnesia yang malang. Ia adalah saksi hidup dari sebuah ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD