BAB 33

1061 Words

Pintu ruang kerja Dante terbuka dengan sentakan pelan saat Elena melangkah masuk tanpa mengetuk. Ia tidak lagi menunggu izin Martha atau persetujuan Dante melalui interkom. Di dalam ruangan yang didominasi aroma kayu cendana dan asap cerutu itu, Dante sedang berdiri membelakangi pintu, menatap keluar jendela besar yang mengarah ke gerbang utama mansion. "Aku tidak memanggilmu, Elena," ucap Dante tanpa berbalik. Suaranya berat, menyimpan sisa-sisa frustrasi dari perdebatan mereka semalam. "Aku tidak ke sini karena kau memanggilku," jawab Elena datar. Ia berjalan menuju kursi kulit di depan meja kerja Dante dan duduk di sana dengan punggung tegak. Ia menyilangkan kaki, menatap tumpukan dokumen di atas meja dengan pandangan yang jernih. Dante memutar tubuhnya perlahan. Ia mengerutk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD