Melakukannya sekarang?

1197 Words

"Bagaimana istrimu?” Xavier terdiam sejenak, lalu ia tersenyum. “Em, Xena baik-baik saja.” “Ajak dia tingga bersama kita.” Xavier bingung dengan kata sang Papah, kenapa tiba-tiba dia mengatkan kalimat itu. Padahal sudah jelas, penyeba dirinya seperti ini karena mendengar yang berhubungan dengan istrinya ini. “Papah ingin mengenalnya lebih dekat. Kalian tinggal di rumah ya, jangan di apartemen.” Ucapannya lembut. Xavier tertegun, ia tersenyum tipis. “Papah tidak masalah kalau Xena tinggal bersama kita?” “Iya, justru Papah sangat senang. Karena dengan begitu, rumah kita jadi lebih ramai.” 'Kenapa keinginan Xena bisa terpenuhi, Papah menyuruh kami untuk tinggal disana.' Batinnya. “Xavier, jadi bagaimana?” Ia mengangguk, “Iya Pah. Aku akan bicara pada Xena.” ***** Siang hari, pukul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD